Tentang Festival Shalawat Jawa

Festival Shalawat Jawa

Tentang Festival Shalawat Jawa Festival Shalawat Jawa I Tahun 2018 ini diselenggarakan oleh Majlis Ta’lim Darul Hasyimi Pengda Yogyakarta dengan mengusung tema : “Dengan Berpadunya Shalawat dan Seni Budaya, Kita Tanamkan Kecintaan Pemuda terhadap Budaya Nusantara untuk Memperkuat Jati Diri

Baca Selengkapnya
Pendaftaran Festival

Pendaftaran Festival

Pendaftaran Festival Syarat Kepesertaan : Terbuka untuk umum, dengan domisili seluruh Indonesia maupun luar negeri. Per kelompok terdiri dari 10 – 20 personel (laki-laki atau perempuan atau campuran). Peserta adalah kelompok atau grup shalawat atau komunitas pecinta shalawat atau majlis

Baca Selengkapnya
Puncak Acara & Maulid

Puncak Acara & Maulid

Puncak Acara & Maulid Maulid Akbar, Pentas Budaya dan Pembagian Hadiah Festival Waktu: Jumat, 19 Oktober 2018 jam 18.00 wib – selesai. Lokasi: Gedung Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta *) Susunan Acara 18.00 – 19.30 Wib Pra Acara 19.30

Baca Selengkapnya

Lagu Wajib dalam Festival Shalawat Jawa
Lagu Cinta Tanah Air
karya Maulana Al-Habib Lutfhi bin Yahya

Cinta Tanah Air

Keindahan bumi pertiwi
Terhias untaian mutiara
Pembangun bangsa yang sejati
Harum namanya di Nusantara

Jejak-jejak para Pendahulu
Sejarah saksi kehidupannya
Tersurat tersirat masa lalu
Jadi bekal untuk penerusnya { 2x}

Merah putih melekat didada
Disinari pancaran imannya
Dimanapun ia berada
Tetap cinta Indonesia

Pejuang agama kemerdekaan
Cermin untuk setiap pribadinya
Banyak sudah yang melupakan
Yang sehingga mudah digoyahkan { 2x}

Reff :
Wahai bangsaku yang kubanggakan
Relakah negerimu terpecah belah
Melenturnya kepercayaan
Fitnah melanda bagaikan wabah

Bangsa yang besar akan menghormati
Para Pemuka dan para Leluhurnya
Baginya tiada hidup tanpa arti
Amanah tertumpu masa depan dipundaknya
{Ref 2x}

Coda :
Merah putih melekat di dada
Disinari pancaran imannya
Dimanapun Ia berada
Tetap cinta Indonesia

Kesatuan dan Persatuan
Benteng yang kokoh di Nusantara
Jati diri insan yang bertuhan
Menjaga keutuhan Negara
{Coda 3x}

Hak Cipta Ada Pada Al Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya

Sholawat Tasbih Hadiningrat
dari Manuskrip Serat Waosan Puji

Tasbih Hadiningrat

Bacaan Tasbih berikut juga tercantum dalam manuskrip Kraton Serat Waosan Puji. Selain berisi Tasbih, lagu berikut memuat prinsip-prinsip keimanan dalam Islam, kalimat Tahlil dan Shalawat Nabi. Lagu ini, di beberapa masjid Kagungan Dalam masih sering dibaca menjelang shalat Shubuh, meskipun kalimatnya sudah banyak yang mengalami distorsi. Selengkapnya sbb :
سبحان الله و بحمده
سبحان الله الله العظيم
عالمِ الغيب والشهادة
وينبئكم بما كنتم تعملون
آمنت بالله وملائكته ،
وكتبه الله ورسله ،
واليوم الآخر وبالقدر خيره ،
وشره من الله تعالى

Niyat ingsun ngimanaken, ngimanaken Gusti Allah
Kaping pindho ngimanaken, ngimanaken moloikate Allah
Kaping telu ngimanaken, ngimanaken Kitabe Allah
Kaping papat ngimanaken, ngimanaken utusane Allah
Kaping lima ngimanaken, ngimanaken dina kang akhir
Kaping nenem ngimanaken, ngimanaken pesthene Allah
Pesthen becik pesthen ala, kabeh iku sangking Allah
Pesthen becik iman lan tho’at, pesthen ala kufur ma’shiyat

Tanbihun eling-eling, padha ngajiyo sira
Ngajiyo kalimat Arab, kanggo sangu ning akherat
Tanbihun eling-eling, padha ngajiyo sira
Ngajiyo lafal makna, kanggo sangu ning suwarga

اللهم صل على ÷ محمد شفيع الأنام
وآله وصحبه ÷ و سلم على الدوام

لآ الٰه الا الله ÷ الملك الحق المبين
محمد رسول الله ÷ صادق الوعد الأمين


Liputan Admin

Shalawat adalah Tali Sulaturahim kita kepada Rasulullah SAW

2018/08/16

Ada seorang tamu yang bertanya kepada Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, “Habib, Saya minta diceritakan kisah Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam walaupun sedikit saja”. Maulana Habib Luthfi terdiam. Kemudian tamu bertanya kembali, Apakah perasaan rindu kepada Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam nyata

Baca Selanjutnya

Jangan Biasakan Membaca Sholawat yang Buntung

2018/08/16

Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya menjelaskan bacaan sholawat yang biasa kita ucapkan itu bukan sekedar bacaan biasa. Habib Luthfi menuturkan bunyi lafadz sholawat seakan mendoakan Kanjeng Nabi Muhammad SAW. “Secara harfiah memang demikian. Namun, dibalik itu semua, ada sebuah rahasia besar yang luar biasa sekali,” tutur Habib Luthfi, Pimpinan

Baca Selanjutnya

© 2018 Darul Hasyimi Jogja

The Jalimbar Residence H-5 Sewon Bantul. Call Center +6281934358555, +6281288436437, +6281229555675
www.darulhasyimijogja.org  | www.festivalshalawatjawa.com

Facebook
Facebook
Google+
Google+
https://festivalshalawatjawa.com
YouTube
YouTube
Pinterest
Instagram